Selasa, 31 Desember 2013

Posted by Akbar Wicaksono | File under : , ,


Malam ku menanti
Jam demi jam
Menit ke menit
Bahkan  detik ke detik
Tahun baru yaitu tahun 2014

Berbagai acara demi acara yang telah ku lewati
Ku bahagia
Ku bahagia karena acara keluarga telah terselesaikan dengan lancar
Aku bahagia telah kumpul-kumpul bareng keluarga 
Mulai dari main bareng saudara
Acara bakar bakar ikan dan jagung, dsb

Di tahun 2013
Aku bahagia, selain aku di terima di Sekolah favorit yaitu SMAN 1 Probolinggo
Aku juga senang mendapatkan teman baru 
Banyak teman yang mau berteman denganku
Padahal aku kira banyak yang membenciku

Awalnya di sekolah aku diam
Selalu menyendiri 
Karena masih belum terbiasa ditinggal kekasih
Dulu saat aku masih SMP
Pagi saat sekolah, aku selalu semangat karena bisa melihat muka kekasihku
Dan saat pulang sekolah selalu ditemani oleh nya dengan senyuman manis dari nya

Namun sekarang ini pagi aku terkadang sibuk dengan tugas yang harus di jilid
Menata tugas yang harus terkumpulkan
Dan pulang tanpa ditemani sang kekasih
Lelah
Sebenarnya aku lelah
Pulang harus jam 3 sore bahkan sampai 5 sore
Dengan suasana sekolah yang sangat berbeda jauh dari SMP

Namun demi keluarga
Demi orang tua yang telah mendidik dan membiayai aku serta mendoakan aku
Sehingga aku bisa menjadi seperti ini
Dan dengan support dari orang yang aku sayang
Dengan kelucuannya 
dan yang selalu mendoakan aku juga
Aku bertahan dan akan terus berusaha
Untuk menggapai prestasi

Selain itu
Tahun 2013
Hubunganku sudah sampai 1 tahun bersama dia
Walaupun aku tidak bisa menemui dia
Aku kan tetap bertahan dalam hubungan ini
Karena
Hanya Lailatul Bulgis
Yang bisa membuatku semangat
Menjalani hidup ini
Hanya dia
Yang bisa membuatku bertahan
Yang membuatku tersenyum
Yang selalu bawel serta crewet
Yang kadang nyebelin
Namun itu semua yang membuatku menyayanginya

Dan esok adalah tahun 2014
Dimana aku harus berusaha lebih giat
Untuk lebih baik dari tahun ini (2013)
Walaupun aku tidak selalu bertemu dengan kekasihku
Aku kan tetap semangat

Sayangku
Jangan khawatir
Walaupun jarak kita sekarang yang jauh
Walaupun kita tak sering bertemu bahkan berkomunikasi
Aku akan menjaga hati ini sayang
Karena hati ini hanya untuk kamu
Hanya kamu sayang

Tahun 2014 nanti
Kita harus lebih giat untuk menggapai prestasi
Kita harus berhasil membuat orang tua kita bahagia sayang
Kita sama sama berusaha dan saling mendoakan
Apa yang terbaik

Dan tahun 2014 nanti
Semoga hubungan kita
Hubungan yang telah kita bangun
Tak akan pernah rapuh
Sayangku jangan nakal ya disana
Jangan macem macem disana
Sayang kan tau aku orangnya cemburuan
Jangan buatku cemburu loh
Aku sayang kamu ILA
Aku cinta kamu

Minggu, 15 Desember 2013

Posted by Akbar Wicaksono | File under :

Kabar terbaru muncul dari lokasi syuting "Fast and Furious 7". Sepeninggal Paul Walker yang tewas karena kecelakaan beberapa waktu lalu, studio berusaha memutar otak mencari solusi untuk kelanjutan karakternya di "Fast and Furious 7". Apalagi Paul baru menjalani separuh adegannya dalam film tersebut.

Kini tampaknya studio sudah menemukan jawaban untuk permasalahan tersebut. Studio dikabarkan akan menggaet adik Paul, Cody Walker, untuk menggantikannya di adegan terakhir "Fast and Furious 7". Namun, Universal Pictures belum mengkonfirmasi kabar yang santer beredar ini.

"Produser langsung mengadakan rapat setelah kematian Paul," ujar salah seorang sumber dalam studio. "Mereka menyadari kalau mereka membutuhkan seseorang yang mirip dengan Paul untuk menyelesaikan film ini dan saat itulah mereka mendekati adiknya yang mirip dengan Paul, Cody."

Rencananya, Cody akan diminta menjalani syuting adehan terakhir Paul dan diambil gambarnya dari jauh. Setelah itu, studio akan memperhalus perbedaan fisik mereka dengan teknologi CGI. Namun, hingga saat ini rencana itu masih belum diwujudkan karena baik keluarga maupun pihak produksi masih berduka atas kematian Paul.

"Mereka akan mengambil gambar Cody dari belakang dan dari jauh. Kalau butuh gambar wajah secara close-up mereka bisa mengubahnya dengan teknologi CGI," tambahnya. "Kalaupun Cody setuju dengan rencana ini, itu semua hanya karena ia ingin memberikan penghormatan terakhir untuk Paul. Masih ada banyak detil lainnya yang harus dikerjakan, tapi untuk saat ini keluarga, kru dan para pemain masih berduka."

Menariknya, secara kebetulan Cody yang berusia 25 tahun ini juga pernah bekerja sebagai stuntman film. Selain kabar digaetnya Cody, Universal juga bekerja sama dengan keluarga Paul untuk mendiskusikan akhir kisah karakter aktor yang meninggal di usia 40 tahun itu dalam "Fast and Furious 7". "Fast and Furious 7" yang diarahkan James Wan ini direncanakan rilis pada 2014

Kamis, 12 Desember 2013

Posted by Akbar Wicaksono | File under :
Tanggal 12 Desember 2013



Aku mengingat setahun yang lalu
Dimana hidupku terasa semakin indah
Dimana hidupku terdapat kebahagiaan 
Yaitu ketika aku berhasil memilikimu sayang

Senyumanmu
Tatapanmu
Yang tak pernah bisa ku lupakan

Kini walau ku sendiri tanpamu 
Karena kau jauh disana
Ku yakin sayang
Ku yakin kau masih tetap yang terbaik untukku

Sayang..
Apakah kau disana merasakan apa yang aku rasa
Disini ku bahagia 
Karena kau yang mau menjaga hatimu

Sempat curiga akan aktivitasmu disana
Namun ini semua cuman kebodohanku
Mengapa aku ragukan orang yang tulus mencintai aku 
Maafkan aku ya sayang

Disini aku yakin 
Kau yang sedang berusaha menjaga hatimu
Kau yang ingin membuatku bahagia
Dan tetap menjaga hubungan ini

Sayang..
Ingatkah kau akan lirik lagu ini
Namun ku terlanjur mencintai dirimu
Terlambat bagiku
Tuk jauh darimu
Bagiku terlalu indah perasaan itu
Tak mudah bagiku 
Tuk menjauh darimu

Ku ingat saat kita di bali
Di bus saat pertama aku komunikasi bersamamu
Walaupun hanya meminjamkan Charger
Tapi bagiku itu sangat membuatku senang

Ku senang bisa lihat muka mu
Bicara dengan mu walau hanya sepatah kata
Ntah apa yang membuatku senang

Dan sekarang 
Hubungan kita sudah 1 tahun sayang
Tahun pertama bagi kita
Menjalani hidup ini bersama sama

Walaupun kita tak lagi bersama
Walaupun kau jauh disana
Ku masih menyayangimu
Ku masih mencintaimu

Ntah apa yang membuatku bisa bertahan 
Banyak orang yang bilang 
"Kalau aku di posisimu sekarang, Aku akan cari cewek lagi"

Namun bagiku itu salah
Tak ada perempuan sepertimu
Yang mampu menyejukkan hati ini
Yang mampu menghiburku dikala stress
Yang selalu berusaha buatku bangkit saat ku terpuruk
Yang selalu berusaha buatku bahagia

Terimakasih sayangku
Sudah mau mendampingi aku
Sudah mau menerima kekuranganku
Sudah mau menyayangi dan mencintaiku

Aku minta maaf ya sayang
Mungkin caraku untuk membuatmu bahagia
Tak seindah ketika kau bersama dia 
Namun tenang aja sayangg
Aku gak mau kalah
Aku kan berusaha membuatmu jauh lebih bahagia
Dengan membuatmu agar tak meneteskan air mata 
Aku sayang kamu, Aku gak mau sayang sakit gara gara aku 

Walau hari begitu sepi tanpa hangatnya kasih darimu
Hidup juga begitu hampa tanpa ada senyum manismu
Raga seperti tak bertulang tanpa perhatian darimu
Dan Jalanku begitu gelap tanpa sinar darimu

Namun rasa ini membuatku mengerti
Walaupun kau jauh
Ku masih tetap menyayangimu
Sampai kapanpun itu 

Kau begitu indah bagiku
Kau telah memberi warna indah dalam setiap tarikan nafasku
Telah kau hapus kesedihanku dengan hangatnya cinta darimu

Love you and always miss you 

By : Akbar Wicaksono
To : Lailatul Bulgis

Rabu, 11 Desember 2013

Posted by Akbar Wicaksono | File under :


Pernah mendengar berita orang meninggal karena masuk angin, atau tepatnya angin duduk? Saya pernah mendengar langsung. Seorang tukang yang bekerja di bengkel las dekat rumah tiba-tiba meninggal. Kabarnya, almarhum tiba-tiba merasa tak enak badan. Dikerok malah berkeringat dingin. Berhubung kondisinya makin parah, pemilik bengkel mengantarnya pulang dengan taksi. Apa daya, ia tak kuat dan meninggal di perjalanan.

Semua orang yang menyaksikan peristiwa itu langsung menyimpulkan, penyebab kematian karena angin duduk. Karenanya saya teringat petuah nenek saat kecil, jangan biarkan perut kosong kalau pergi jauh. Bahaya kalau kena angin duduk.

Apakah benar angin duduk menyebabkan kematian? Angin duduk dan masuk angin tidak pernah dikenal dalam dunia medis. Bila Anda mendengar seseorang menderita angin duduk lalu berakhir dengan kematian, perhatikan riwayat kesehatannya. Kebanyakan penderita kematian, seperti tukang las di atas, ternyata menderita serangan jantung.

Serangan jantung terjadi karena tersumbatnya pembuluh darah koroner secara akut. Sumbatan ini terjadi akibat robeknya plak atherosclerosis pada dinding pembuluh darah koroner sehingga terjadi bekuan darah (thrombus) yang mengakibatkan pembuluh darah koroner tersumbat sehingga suplai oksigen dan darah ke otot jantung berkurang drastis.

Sumbatan arteri koroner pada serangan jantung biasanya total atau hampir total. Otot jantung yang kekurangan oksigen akibat sumbatan pada arteri koroner dirasakan oleh pasien sebagai nyeri dada hebat, kadang menjalar sampai ke tangan kiri, disertai sesak nafas, keluar keringat dingin dan mual-muntah. Nyeri ini disebut sebagai Angina Pectoris.

Namun keluhan Angina Pectoris tidak selalu dirasakan di dada, tapi bisa juga dirasakan di bahu, di punggung, di leher seperti rasa tercekik, di rahang, di ulu hati sehingga sering disalahartikan sebagai sakit maag atau perasaan tidak enak di dada yang sering disalahartikan sebagai "masuk angin" biasa atau "angin duduk".

Bahkan penting untuk diketahui bahwa sekitar 30% pasien penderita Penyakit Jantung Koroner (PJK) tidak mempunyai gejala nyeri dada yang khas. Pasien tidak mempunyai keluhan sama sekali dan kelihatan sehat-sehat saja sebelumnya sampai suatu saat tiba-tiba mengalami nyeri dada hebat sampai bisa menyebabkan kematian mendadak.

Namun bukan berarti setiap 'angin duduk' adalah serangan jantung. Bila seorang pasien baru berumur belasan tahun atau dua puluh tahunan datang dengan keluhan "masuk angin" atau "angin duduk", pastilah dokter tidak akan mencurigainya sebagai suatu serangan jantung bukan?

Untuk mencegah terjadinya serangan jantung, pertama-tama periksakan diri anda ke dokter jantung secara berkala. Dokter akan mengadakan beberapa pemeriksaan, di antaranya rekaman EKG, Treadmill dan Echocardiography.

Kedua, kontrol faktor resiko terjadinya Penyakit Jantung Koroner (PJK). Yang dimaksud dengan faktor resiko adalah faktor-faktor dimana semakin banyak pasien mempunyai faktor ini, semakin besar resiko si pasien terkena Penyakit Jantung Koroner (PJK), yaitu: Hipertensi, Diabetes, Kolesterol LDL tinggi, Kolesterol HDL rendah, merokok, obesitas, keturunan dan usia.
Posted by Akbar Wicaksono | File under :


Saat mata terasa gatal, muncul niat untuk menguceknya. Dan, hampir semua orang pernah melakukannya, yang akan berakibat mata memerah dan terasa perih. Tahukah bahwa mengucek mata bisa melemahkan otot yang ada di mata?

Tidak heran jika setelah gesekan terhadap mata, mata menjadi merah dan perih. Bisa jadi hal tersebut disebabkan keasyikan mengucek mata hingga rasa gatalnya hilang. Dan, bagaimana jika tangan yang mengucek itu kotor?

Mengucek mata, yoga dengan kepala di bawah, tidur dengan wajah menempel pada bantal atau berenang merupakan berbagai aktivitas yang bisa menyebabkan penekanan mata meningkat, ujar Professor Charles McMonnies, dari UNSW School of Optometry and Vision Science, dalam jurnal yang telah dipublikasikan berjudul Optometry and Vision Science, seperti dikutip dari Science.

Saat menyentuh mata, kelopak mata akan mengalami peningkatan tekanan. Cahaya lampu yang terlalu silau lebih sedikit memberikan tekanan dibandingkan dengan mengucek mata dengan keras yang bisa memberikan tekanan 3 sampai 5 kali lebih besar dari tekanan normal.

Mengucek Mata

Pada kasus mengucek mata, terjadi efek kombinasi menutup mata dan kekuatan mengucek mata yang bisa meningkatkan tekanan lebih tinggi lagi. Mengucek dengan keras bisa meningkatkan tekanan hingga 10 kali lebih tinggi dibanding tekanan normal!

Tekanan yang normal akan memberikan konsekuensi yang sedikit, tapi tekanan pada mata yang kuat dalam jangka waktu yang lama dan terjadi secara berulang bisa memberikan kontribusi pada kerusakan mata seperti glaukoma, lebih cepat terkena rabun jauh, conical kornea atau bisa juga menyebabkan kebutaan, ujar Professor Charles McMonnies.

Menghindari kontak mata dengan bantal atau masker tidur juga bisa membantu mengurangi tekanan sensitif pada mata. Saat mengucek mata juga bisa melemahkan otot levator palpebra yang berfungsi mengangkat kelopak mata, sehingga jika mengucek mata akan membuat mata terlihat lebih kecil atau seperti mata mengantuk.
Tekanan mata yang normal terjadi saat menutup mata, berkedip dan saat menarik nafas dalam tidak akan memberikan konsekuensi karena tekanan yang diberikan sangat kecil dan tidak dalam waktu yang lama.

Untuk itu sebaiknya hindarilah beberapa aktivitas seperti berikut:

Tidur dengan wajah tertunduk dan kontak dengan bantal, karena dalam bantal tersebut bisa saja terdapat kutu atau debu yang bisa membuat mata iritasi.
Mengucek mata, karena bisa membuat mata iritasi, kering dan membuat mata perih.
Menunduk bisa meningkatkan tekanan, karena itu sebaiknya jika membaca dalam posisi duduk.

Menyeka air mata adalah kegiatan yang paling baik dengan menghapus dari ujung mata dan meminimalkan kontak dengan kelopak mata. Dan, gunakan obat tetes mata jika terasa gatal dan perih.

Hindari mengucek mata sebisa mungkin! Jika terasa gatal, gunakan tisiu dan usapkan secara lembut guna menghindari kontak yang berlebihan. Langkah paling bijaksana jika mata terasa perih, periksakan ke dokter mata.
Posted by Akbar Wicaksono | File under : ,


IDM Terbaru versi 6.18 Build 7 ini saya bagikan + patch jadi kalian tidak perlu beli , kalian juga bisa download video dari Youtube sepuasnya.
Ada banyak Fitur di IDM ini salah satunya Schedule yaitu kalian bisa mendownload file sangat besar dengan waktu tertentu dan setelah selesai download PC, Laptop akan shutdown sendiri, Bayangkan kalian download file gigaan seperti film atau file master masa harus ditungguin?

Untuk kamu yang belum memakai IDM sebagai download manager, berikut ini adalah beberapa kelebihan yang bisa kamu dapatkan dari software download akselerator terbaik ini :

  • Fixed bug
  • Kompatibilitas dengan browser yang berbeda termasuk Internet Explorer 9 Final, Mozilla Firefox 8, Google Chrome
  • Peningkatan download video di web
  • Panel akan muncul di lebih banyak jumlah situs populer.
  • Ditambahkan dukungan penuh untuk browser 64-bit
  • Lengkap revisi integrasi browser. Peningkatan integrasi IDM
  • Untuk Google Chrome, Opera, dan browser lainnya. Tetap kompatibilitas
  • Masalah dengan browser. Ditambahkan panel download untuk browser
  • Peningkatan FLV grabber untuk menyimpan video dari pemain web di YouTube, WOW! Google Video, MySpace TV, dan situs populer lainnya

Ok tanpa basa-basi saya akan bagikan tips agar IDMnya nanti full version
Ikutin step-stepnya ya

Cara Instalasi
  • Setelah di download file IDMnya (link dibawah) Ekstrak Dulu...
  • Matikan internet, kalau pakai Modem ya dicabutlah...
  • Install, Klik file exe
  • Nanti akan ada notifikasi pemilihan bahasa, saran saya pilih aja english karena klo pilih indonesia idm akan masuk ke situs resminya untuk download bahasa.
  • Kalau diminta registrasi pilih aj cancel (Intinya Internet jangan dikoneksikan dulu)
  • Setelah selesai instalasi, copy kan file Patch tadi (difolder hasil ekstrak) ke C "Internet Download Manager" direktori atau folder instalasi "Internet Download manager"
  • IDM harus dimatikan, lihat pojok kanan bawah, klik kanan pilih Exit atau ctrl+alt+del idm.exe end proses
  • Klik dua kali Patchnya setelah dicopy (Patch yang diklik yang di direktori C internet download manager)
  • Selesai

UPDATE
Download : Disini

ATAU ANDA JUGA DAPAT MEMASUKKAN SERIAL DIBAWAH INI SESUAI DENGAN VERSI IDM ANDA 


Serial Number IDM Terbaru 6
S/N: 7G7QY-NZWKQ-23KRA-RAMQ4
S/N: SPOZ9-2E9IO-AKDRY-LIKEU

Serial Number IDM Terbaru 5.14
S/N: ZFX1T-5VOMY-ZIT4Y-FHFPD

Serial Number IDM Terbaru 5.14.1.0
S/N: Y30OZ-DNQH7-FRWPW-YYZMA

Serial Number IDM Terbaru 5.15.6
S/N: Y5LUM-NFE0Q-GJR2L-5B86I
S/N: 4BTJF-DYNIL-LD8CN-MM8X5
S/N: XAGZU-SJ0FO-BDLTK-B3C3V

Serial Number IDM Terbaru 5.17.3
S/N: RLDGN-OV9WU-5W589-6VZH1
S/N: HUDWE-UO689-6D27B-YM28M
S/N: UK3DV-E0MNW-MLQYX-GENA1
S/N: 398ND-QNAGY-CMMZU-ZPI39
S/N: GZLJY-X50S3-0S20D-NFRF9
S/N: W3J5U-8U66N-D0B9M-54SLM
S/N: EC0Q6-QN7UH-5S3JB-YZMEK
S/N: UVQW0-X54FE-QW35Q-SNZF5
S/N: FJJTJ-J0FLF-QCVBK-A287M

Selasa, 10 Desember 2013

Posted by Akbar Wicaksono | File under :
Cara Membuat Lampu Tenaga Surya. Lampu tenaga surya adalah lampu yang menggunakan sinar matahri sebagai bahan bakarnya untuk menerangi ruangan, lampu jenis ini biasanya digunakan pada sisi jalan raya dan sisi jalan tol. Sistem kerja lampu tenaga surya pada sisi jalan raya itu akan menyimpan tenaga matahari yang mengenai bagian atas lampu dan ketika matahari terbenam lampu akan otomatis menyala tanpa perlu dinyalakan.

Lampu Tenaga Surya

Pada kali ini saya ingin berbagi cara membuat Lampu Tenaga Surya dengan barang bekas yaitu botol plastik ukuran 1,5 Liter.

Yang dibutuhkan :
1. Botol aqua atau botol lainnya ukuran 1,5 Liter
2. Air bersih

Cara membuatnya :
1. Siapkan botol yang akan digunakan
2. Sipakan air bersih
3. Tuangan air bersih kedalam botol hingga botol penuh terisi air
4. Tutup botol dengan kuat agar air tidak berhamburan keluar

Cara penggunaannya :
1. Masukan botol yang telah berisi air kelubang atap yang ingin dibuat lampu
2. Letakan botol dengan tutup yang mengarah keatas matahari

Walapun lampu ini memang bukan lampu tenaga surya sungguhan tapi cukup untuk memberikan penerangan yang lumayan pada tempat yang gelap

Minggu, 08 Desember 2013

Posted by Akbar Wicaksono | File under :
Bagaimana Cara Menjadi Orang Pintar? Belajar mendadak menjelang ujian memang tidak efektif. Paling nggak sebulan sebelum ulangan adalah masa ideal buat mengulang pelajaran. Materi yang banyak bukan masalah. Ada sepuluh cara pintar supaya waktu belajar kita menjadi efektif.

Dengan Mengukuti Beberapa Tips 10 Cara Menjadi Orang Pintar di Dunia :

1. Belajar itu memahami bukan sekedar menghapal
Ya, fungsi utama kenapa kita harus belajar adalah memahami hal-hal baru. Kita boleh hapal 100% semua detail pelajaran, tapi yang lebih penting adalah apakah kita sudah mengerti betul dengan semua materi yang dihapal itu. Jadi sebelum menghapal, selalu usahakan untuk memahami dulu garis besar materi pelajaran.

2. Membaca adalah kunci belajar
Supaya kita bisa paham, minimal bacalah materi baru dua kali dalam sehari, yakni sebelum dan sesudah materi itu diterangkan oleh guru. Karena otak sudah mengolah materi tersebut sebanyak tiga kali jadi bisa dijamin bakal tersimpan cukup lama di otak kita.

3. Mencatat pokok-pokok pelajaran
Tinggalkan catatan pelajaran yang panjang. Ambil intisari atau kesimpulan dari setiap pelajaran yang sudah dibaca ulang. Kata-kata kunci inilah yang nanti berguna waktu kita mengulang pelajaran selama ujian.

4. Hapalkan kata-kata kunci
Kadang, mau tidak mau kita harus menghapal materi pelajaran yang lumayan banyak. Sebenarnya ini bisa disiasati. Buatlah kata-kata kunci dari setiap hapalan, supaya mudah diingat pada saat otak kita memanggilnya. Misal, kata kunci untuk nama-nama warna pelangi adalah MEJIKUHIBINIU, artinya merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu.

5. Pilih waktu belajar yang tepat
Waktu belajar yang paling enak adalah pada saaat badan kita masih segar. Memang tidak semua orang punya waktu belajar enak yang sama lo. Tapi biasanya, pagi hari adalah waktu yang tepat untuk berkonsentrasi penuh. Gunakan saat ini untuk mengolah materi-materi baru. Sisa-sisa energi bisa digunakan untuk mengulang pelajaran dan mengerjakan pekerjaan rumah.

6. Bangun suasana belajar yang nyaman
Banyak hal yang bisa buat suasana belajar menjadi nyaman. Kita bisa pilih lagu yang sesuai dengan mood kita. Tempat belajar juga bisa kita sesuaikan. Kalau sedang bosan di kamar bisa di teras atau di perpustakaan. Kuncinya jangan sampai aktivitas belajar kita mengganggu dan terganggu oleh pihak lain.

7. Bentuk Kelompok Belajar
Kalau lagi bosan belajar sendiri, bisa belajar bareng dengan teman. Tidak usah banyak-banyak karena tidak bakal efektif, maksimal lima orang. Buat pembagian materi untuk dipelajari masing-masing orang. Kemudian setiap orang secara bergilir menerangkan materi yang dikuasainya itu ke seluruh anggota lainnya. Suasana belajar seperti ini biasanya seru dan kita dijamin bakalan susah untuk mengantuk.

8. Latih sendiri kemampuan kita
Sebenarnya kita bisa melatih sendiri kemampuan otak kita. Pada setiap akhir bab pelajaran, biasanya selalu diberikan soal-soal latihan. Tanpa perlu menunggu instruksi dari guru, coba jawab semua pertanyaan tersebut dan periksa sejauh mana kemampuan kita. Kalau materi jawaban tidak ada di buku, cobalah tanya ke guru.

9. Kembangkan materi yang sudah dipelajari
Kalau kita sudah mengulang materi dan menjawab semua soal latihan, jangan langsung tutup buku. Cobalah kita berpikir kritis ala ilmuwan. Buatlah beberapa pertanyaan yang belum disertakan dalam soal latihan. Minta tolong guru untuk menjawabnya. Kalau belum puas, cari jawabannya pada buku referensi lain atau internet. Cara ini mengajak kita untuk selalu berpikir ke depan dan kritis.

10. Sediakan waktu untuk istirahat
Belajar boleh kencang, tapi jangan lupa untuk istirahat. Kalau di kelas, setiap jeda pelajaran gunakan untuk melemaskan badan dan pikiran. Setiap 30-45 menit waktu belajar kita di rumah selalu selingi dengan istirahat. Kalau pikiran sudah suntuk, percuma saja memaksakan diri. Setelah istirahat, badan menjadi segar dan otak pun siap menerima materi baru.

Satu lagi, tujuan dari ulangan dan ujian adalah mengukur sejauh mana kemampuan kita untuk memahami materi pelajaran di sekolah. Selain menjawab soal-soal latihan, ada cara lain untuk mengetes apakah kita sudah paham suatu materi atau belum. Coba kita jelaskan dengan kata-kata sendiri setiap materi yang sudah dipelajari. Kalau kita bisa menerangkan dengan jelas dan teratur, tak perlu detail, berarti kita sudah paham.
Posted by Akbar Wicaksono | File under : ,

Bila benar kau mencintaiku
kau harus selalu sedia
mengerti
memahami
dan menerima aku bukanlah insan sempurna
kau pun tahu itu
dan aku selalu berusaha untuk mengertimu
memahami dirimu
dan menerima dirimu apa adanya
tak pernah aku memaksa karna cinta bukan paksaan
dan aku tak dipaksa
saat aku memilih kau untuk ku cinta aku hanya ingin kau selalu ada buat aku
sebagai cahaya kala aku putus asa
sebagai penyuluh rasa
sebagai sosok yang bisa membuat aku nyaman
dalam senda gurau ringan
dan perhatian yang sederhana

Namun kau pergi
Pergi jauh
Dan membuatku 
Merasakan rindu yang pahit
Membuat ku sepi tanpa pelukanmu
Kini aku rindu
Aku rindu kamu sayang
Apa kamu bisa ngerasakan itu
Ku ingin kita bersama-sama
Ku ingin kamu ada disini
Menemaniku
Bersamaku
Namun ku tahu
Hal tersebut
Tak akan pernah terjadi

Namun rasa ini membuatku bertahan
Rasa yang tak bisa terlukiskan
Tak terungkap dalam
kata
Tak bisa tersampaikan
Dalam diam
ku merenung
Mencoba memahami rasa ini
Hanya aku dan Tuhan
yang tau
Mungkin
Tak ada yang bisa ku lakukan Selain
MENCINTAIMU
DALAM
DIAM
Sampai waktu yang tak
Ditentukan

Kamis, 05 Desember 2013

Posted by Akbar Wicaksono | File under :
Aku sulit mengerti kenapa dia selalu menjadi daya tarik bagi setiap wanita yang ada di dekatnya.
Aku tidak habis pikir, atau entah aku cemburu…
Setiap hari ada saja perhatianku padanya. Tidak adakah sesuatu yang membuatku merasa ada yang perlu dikerjakan selain memikirkannya?
Aku yang cepat mengambil keputusan terlalu gegabah dan membuatmu kecewa..
Dua hari lalu, seseorang mengetuk pintu dan mengatakan ‘ini maksudnya apa? this is ending?’ dan dia terhenyak saat aku membalik badan dan menutup pintu kembali.
Bulan menyaksikan itu, kemudian hening sampai hari ini..
Selalu aku dengar berita bahagia darinya, mulai rumor tentang dia menjalani kasih dengan gadis yang cantik sampai bahagia dan hampir dijodohkan dengan gadis manis yang orang tuanya menjadi pengusaha sukses.
Aku tidak masalah dengan hal itu sampai aku menemukan sesuatu yang lain saat dia jalan 10 langkah di depanku dengan menggandeng tangan seseorang seakan tak mau lepas.
Saat ini aku menyesal dan ingin kembali di hari itu. Aku tak mau kalau di hari kemudian aku tak bisa melihatnya dan tak pantas merindukannya..
Tangan indah itu menggandeng lengannya yang terlihat cocok dari sini. Temanku, Windi, sudah mengingatkanku sejak tadi untuk berhenti mengikutinya, tapi entah kenapa aku terus mengikuti kemana arah wanita itu menggandeng tangannya dan berharap dia melepaskannya segera. Dua menit setelah aku sadar tak mungkin terlepas, aku berjalan berlawanan arah dan kembali pulang diantar Windi.
Pagi ini aku terlambat, mataku benar-benar ingin tertutup, kantukku tak terbendung setelah semalam tak bisa aku pejamkan mata ini untuk beristirahat sejenak. Windi, aku sempat melihat wajahnya khawatir saat aku terbangun dari tidurku di ruang kesehatan dan pandanganku terlihat bingung.
“Kamu tadi lari-lari, terus bilang pengen tidur, untung pak Wahyu gak masuk, aku anter kesini deh.” Katanya.
Aku tersenyum, tapi dia masih khawatir, aku tau dia mengkhawatirkan aku dari kejadian semalam.
Di kantin pada jam istirahat ini aku akhirnya dapat kesadaran juga setelah tidur hampir 3 jam di ruangan serba putih tadi. Dari tempatku duduk, kira-kira empat bangku dari sini, aku lihat laki-laki yang mengetuk pintu rumahku waktu itu sedang bersama teman-temannya dengan canda tawa mereka seperti biasa. Masih ada tanya, ‘mudahnya aku dilupakan?’ hah.. aku memang yang bersalah. Aku sendiri yang bersikap seolah-olah itu akhir.
Tapi, senyummu dari sini saja sudah membuat aku sadar kenapa wanita-wanita itu selalu ingin dekat dengan laki-laki seperti kamu…
Laki-laki di kantin tadi, laki-laki yang dengan senyumnya membuat wanita ingin dekat itu berdiri dan bersandar pada pintu mobilnya. Seragam putih abunya membuatnya terlihat lebih berwarna bukan hanya dari senyumnya, ‘Dida!’ sapa temannya yang langsung melambaikan tangan tanda ia akan pulang mendahului Dida yang dibalas Dida dengan senyum dan lagi-lagi aku berpikir ingin memiliki senyum itu lagi.
Dida menundukkan wajah sesekali dan melirik ke arah pintu masuk sekolah, seakan menunggu seseorang keluar dari situ, dan benar saja ada yang menghampirinya. Kulihat senyumnya yang manis mengikuti kedatangan wanta itu, tapi sedikit tersirat kecewa.
Sayangnya aku melihat ekspresinya ini hanya dari kejauhan, tepatnya dari arah luar gerbang sekolah…
Esoknya masih seperti kemarin, aku masih ingin melihat Dida, sosok yang selalu senyum dihadapanku, membuatku bahagia tapi aku mengecewakannya karena suatu hal bernama ‘cemburu’. Selama aku bersama Dida, aku benar-benar merasa apa itu arti bahagia, apa itu arti bersama, tapi tidak aku bawa rasa terima atas itu karena kesan yang terlihat di mataku itu semua bukan atas dasar sayangnya. Aku yakin itu setelah melihat dia selalu tersenyum juga di hadapan wanita lain.
Mobil yang akan menjemputku tiba sekitar 40 menit lagi, hah.. sudah bosan aku menantikannya. Sudah lima menit aku menunggu, ’35 menit lagi’ pikirku. Saat-saat menunggu ini terusik saat aku sadar ada yang memperhatikanku dari jauh, mata itu tak lepas memandangiku sejak tadi, seperti menunggu, tapi aku tak menghiraukannya karena malu dan tau itu Dida.
Melihatku dari jauh mungkin tak memuaskannya, akhirnya ia mulai bergerak mendekatiku. Aku benar-benar terusik, tak nyaman dan ingin sekali bergerak menjauh, tapi perasaan mencegah dan aku diam.
“Mau pulang sama aku?” sapanya, lagi-lagi dengan senyum.
“Iya” jawabku singkat.
Dida sedikit menunduk, mungkin ia sadar saat ini aku tak nyaman lagi berada di dekatnya. Saat ini rasanya mungkin seperti cermin yang kupandangi setiap sore yang ada bayangan senja di alam sebrang yang dia tampilkan itu, berambang, tidak jelas dimana tapi itu bukan disini.
Sudah sepuluh menit sejak aku menjawab ‘iya, kami tidak mengatakan satu katapun sampai akhirnya Dida membuka pembicaraan dengan bertanya,
“Masih mau nunggu? atau pulang bareng aku?” kali ini ekspresinya datar.
“Nunggu” jawabku yang masih memikirkan ego.
Kaget aku saat Dida tiba-tiba menggenggam tanganku dan membawaku yang terpaksa mengikuti langkahnya.
Di halaman belakang sekolah, dia menghentikan langkahnya, dia sedikit menundukan wajah lagi, mungkin malu atau ragu atau juga sedang memikirkan awal pembicaraan yang baik denganku. Aku yang melihat wajahnya yang menunduk dengan ekspresi wajahnya yang seperti itu, tak mau lagi menahan untuk tak bicara ‘kenapa’. Dida kembali menemukan nada bicara dan percaya dirinya untuk bicara.
“Setiap hari aku harus khawatir sama kamu, tapi aku baru tau kenapa, dan aku disini mau minta maaf, selain maaf belum ada yang bisa aku bilang lagi”
“Memang aku juga yang berlebihan”
“Jadi?”
“Aku juga minta maaf”
Ekspresi wajah Dida berubah bahagia setelah mendengar kalimat terakhir yang aku katakan.
Seketika aku berpikir, Dida tidak pernah ingin aku jauh dariku.
Tapi Dida tidak lagi menampakkan wajah khawatirnya walaupun aku pergi mulai berjalan meninggalkannya. Mungkin itu berarti dia yakin aku juga masih merasakan hal yang sama dengannya.
Istirahat hari ini terasa sangat ringan dari kemarin, aku benar-benar merasa ini istirahat yang paling istimewa walaupun aku sadar hanya beberapa menit saja luang waktu untuk sejenak bersantai ini.
Dari sini aku melihat Dida dengan ekspresi bahagianya setelah memasukkan bola ke ring. Dida tidak lagi tersenyum dengan sedikit corak wajah tak bahagia, aku yakin setelah ini Dida akan kembali pada ekspresinya saat dia bersamaku.
Tapi aku lupa, wanita yang pernah digandengnya, siapa?
Sampai Windi mengingatkan aku tentang itu dilorong sekolah saat kami berjalan menuju pulang.
Aku menghela nafas dan mengingatnya lagi…
Hah, aku tidak percaya, bahagiaku terusik lagi.
Baru beberapa menit lalu aku mendengar Windi mengingatkanku akan hal itu, aku lihat Dida tersenyum di depan wanita yang waktu itu kulihat sedang menggandeng tangannya.
Hari ini aku tersadar lagi dan pergi menjauh tanpa berani menatap Dida lagi.
Setelah hari yang membuatku bungkam lagi itu, tidak pernah ada lagi kontak mata ataupun komunikasi antara Dida dan aku. Tapi ekspresinya tidak lagi seperti gundah. Wajahnya kali ini tetap bahagia seperti setelah mendengar aku meminta maaf padanya, seolah tidak ada lagi yang perlu dicemaskannya dan aku baik-baik saja.
Aku berpikir lagi, ini bukan berarti dia bahagia karena aku memaafkanya atau karena aku meminta maaf padanya, tapi ini karena ada sesuatu yang lebih membahagiakan dari itu.
Aku takut, takut sekali, takutku belum terbayar bahkan sekalipun aku mendengar aku lulus dari ujian nasional.
Hari ini, sudah dua bulan setelah hari-hari yang mengambang itu. Sudah kuduga Dida memang tidak lagi mau aku menjadi khawatirnya. Semua khawatirnya tentangku, membatasinya untuk bebas. Aku sadari itu setelah aku tak lagi melihatnya sampai hari ini.
Aku tak tau dimana dia, apa kabarnya saat ini, apa yang sedang dia lakukan, bahkan Windi yang selalu mudah mendapat info pun masih belum tau dimana Dida.
Tapi aku yakin Dida bahagia, karena terakhir kali aku melihatnya begitu.
Dida tidak lagi di sampingku, Dida tidak tahu ada dimana, tapi aku masih ditemani bayang-bayangnya. Malam ini aku ada janji dengan Windi setelah dia mengirim pesan singkat yang isinya membuatku penasaran untuk datang ke tempat kami biasa bersantai, cafe dekat taman kota ini.
Dalam perjalananku ke cafe itu, aku melihat wanita yang digandengnya waktu itu yang sampai saat ini membuatku cemburu. Wanita yang dengan wajah menunggu, bersandar di kursi taman kota.
Sejenak aku berpikir, wanita itu ada disini, Dida pasti disini juga. Sedang berpikir seperti itu, Dida datang dan menghampirinya. Seperti sebelumnya Dida tersenyum duduk di dekatnya dengan kemudian memasang wajah sedih dan menenangkan wanita di sampingnya.
Aku tau ada masalah yang membuat Dida memasang wajah itu. Aku memang selalu tak berpikir panjang, malah semakin ingin mendekat dan mengetahui isi pembicaraan mereka, tapi kemdian aku diingatakn Windi lagi dengan pesan singkatnya yang membuat handphone ku bergetar.
Kembali aku menuju cafe di dekat taman kota ini.
Aku benar-benar malu, aku gugup, kali ini aku diluar kendali, aku ingin menangis, Windi kemudian menenangkanku setelah sebelumnya ia mengatakan,
“Dida itu punya sepupu dan wanita yang sama Dida itu pacar sepupunya”
Aku menyesal dengan ucapanku dikala rintik hujan membasahi Aku dan Dida di tengah lapangan basket hari itu, aku tau aku kalah dengan emosi yang terbungkus cemburu sampai Dida seperti mematung setelah aku melepas satu tangannya yang memegang pundakku yang kemudian berucap “Dida, kita putus” setelah itu dengan mata berkaca aku meninggalkan Dida.
Dida, aku menyesal, aku ingin hari itu kembali, hari dimana rintik hujan itu beramai-ramai menghentikan aku tuk berucap hal yang menghentikan kebersamaan kita. Sekarang aku yang berekspresi mematung menggantikan Dida di hari itu. Tapi aku yakin penyesalan ini tidak akan mengembalikan senyummu seperti saat maafku terucap atau bahkan seperti saat kita bersama.
Haha, sudah sampai dimana kita? Jika ini sandiwara, sudah sampai di episode berapakah?
Yang jelas, aku berpikir, sepertinya ini episode terakhir dari kepastian hubunganku dengan Dida.
Aku di fakultas seni, dan Dida di Fakultas Kedokteran. Aku baru tahu itu setelah dua bulan kami ada di Universitas yang sama.
Masih saja ada yang menggangguku, tentang apa kabarnya senyum Dida itu?
Apakah sudah dimiliki wanita lain?
Hari ini aku di rumah, ditinggal mama dan papa yang terbang ke Bali untuk bisnis dan berlibur.
Dua hari ini aku tidak mengisi waktu dengan kuliahku sampai Windi pun lelah mengingatkanku untuk berhati-hati dengan kehadiranku karena kuis minggu depan.
Acara televisi hari ini tidak ada yang menghibur, bahkan lawakan yang dulu hanya dengan melihat pemerannya saja sudah membuatku tertawa tidak lagi ada daya tariknya. Mataku hanya tertarik melihat acara televisi yang kupindah-pindah sampai teralihkan aku sejenak karena pintu rumah yang diketuk dengan cukup keras. Kakak memang selalu seperti itu kalau pintu rumah terkunci.
“Hai” sapa orang dibalik pintu saat aku membukakan pintu untuknya.
Kupikir kakaku yang setiap malam baru pulang berolahraga untuk membuat badannya berotot itu kala mama bertanya kenapa malam-malam, tapi ini sosok lain.
“Dida?” tanyaku heran yang kusembunyikan perasaan bahagia di kedalaman hati.
“Apa kabar?” tanyanya yang masih selalu didampingi dengan senyumnya.
“Kenapa kesini?”
“Haha, gak bisa tahan kangen lagi”
Entah apa yang ada di pikirannya, yang jelas aku tau, dia sedang berusaha menjelaskan perasaannya padaku melalu kata-kata yang dengan hati-hati dipasangkannya untuk menjadi kalimat yang baik kudengar sehingga aku tak menutup pintu lagi seperti malam itu.
“Aku boleh masuk?”
“Disini aja”
Aku takut jika aku dan Dida berpindah dari tempat saat kami memulai bicara, akan canggung untuk memulai pembicaraan lagi, terlebih lagi itu di dalam rumahku, di ruang tamu yang pastinya aku harus duduk didekatnya berhadapan atau di sampingnya.
Dida meyakinkan aku dengan senyumnya kemudian memegang tanganku, menarikku ke dalam dan duduk.
“Ganti baju, aku tunggu!” perintahnya dan aku turuti.
Aku masih mengutamakan egoisku, tak mau Dida berpikir aku berpenampilan baik hanya untuk membahagiakannya. Sepuluh menit dia menunggu. Aku menghadiahinya penampilan sederhanaku saja, tidak sesederhana dipandangannya karena wajahnya kemudian tersenyum menyambut aku hadir kembali di hadapannya tanpa mengenakan pakaian santai untuk di rumah lagi.
Aku digandengnya, jari-jariku digenggam erat jari tangannya, membuatku yakin ini Dida yang masih sayang aku.
Aku digandengnya sampai di halaman dekat rumah. Di halaman ini dulu dia pernah memintaku menjadi seseorang dengan sebutan ‘kekasih’ untuknya, “Aku gak punya bahasa yang lebih manis, tapi God never know that i love you, ah sorry, God ever know that i love you” katanya dulu.
Kujawab “yes, I never know, but in the end I ever know and I love you too”
Dan Dida mengulangi hari itu dengan kata yang lebih manis.
“Sorry, sebenernya malu, tapi, haha.. I LOVE YOU again”
Aku tak bisa menjawabnya kali ini, ucapannya terlalu manis, aku hanya tersenyum, membuka jalan kemabali menuju kebersamaan dengan Dida, dan aku yakinkan, aku tak mau lagi melepasnya hanya karena cemburu…
Sepotong ingatan yang kujadikan memory terindah tanpa resiko yang akan membuatnya kembali biru…
Cerpen Karangan: Nanda Utamidewi
Blog: nandautamidewi.blogspot.com
Always with ‘hahaha’ expression..

Senin, 02 Desember 2013

Posted by Akbar Wicaksono | File under :
Di perahu nih ya mau ke pulau penyu (Bali)


Kapan kita bersama sama seperti ini sayang 
Ku merindukanmu
Rindu dimana kita bersama
Canda tawa yang pernah kita lakukan
Takkan pernah ku lupakan


Mencintaimu
Adalah hal terbesar di hidupku
Jadi jangan kecewakan aku


Janganlah kau tinggalkan diriku
Takkan mampu menghadapi semua
Hanya bersamamu ku akan bisa


Kau adalah darah ku
Kau adalah jantungku
Kau adalah hidupku
Lengkapi diriku


Hadirmu jadi pelengkapku di tata surya


Kau ada untuk melengkapi diriku
Kau tercipta untuk menutupi kekuranganku
Kau sanggup taklukkan hati dengan sebuah senyuman


Aku berdiri karena kau hadir di sisi
You're my everything
Kau takkan pernah terganti 

Merindukanmu
Rindu saat kau bersamaku
Saat SMP
Dimana aku selalu ditemani oleh kasih mu
Dengan senyuman manismu


Kau tetap indah
Kan selalu indah
Jangan tinggalkan aku sayang
Ketulusan ini akan ku berikan seutuhnya untukmu


Aku sayang kamu
Aku mencintaimu
My sweety, Don't leave me
I Need you 
I Love you