Jumat, 08 November 2013

Posted by Akbar Wicaksono | File under : ,
Jum'at 08 November 2013

Disini, dikamar ini aku terdiam, aku merenung, aku menyesal
Kenapa aku bisa jadi seperti ini~

Dulu aku kira dialah orang yang tepat untukku
Aku kira dia adalah orang yang dapat mengerti perasaanku
Dulu aku sangat menyukai nya, sangat mencintai dan menyayanginya
Dan sejak tanggal 12 Desember 2012 aku sudah berstatus pacaran dengannya
Aku sejenak merasakan bahagia karnanya
Aku merasa senang karena dia juga menyayangi aku dan dapat mengerti perasaanku
Dia setia menemaniku dalam kesepian hidup yang kualami


Namun...
Ia masih memikirkan mantannya
Ia selalu mengingat masalalunya bersama mantannya
Hati ini sakit
Walaupun aku laki-laki namun aku juga dapat ngerasakan sakit hati
Aku sudah berusaha menghibur diri dan berusaha membuatnya melupakan masalalu
Namun usahaku semua sia sia
Dia tetap dan selalu ingat akan masalalunya
Sampai aku kehabisan cara agar dia melupakan masalalunya

Setelah lama kini ia pergi tinggalkanku
Dia pergi mencari ilmu di pondok dan bersekolah disana
Aku sepi dalam kesunyian ini
Tapi rasa kasih sayang ini takkan pernah rapuh
Kepercayaanku atas kesetiaannya menjaga hatinya disana sangat besar
Aku juga berharap dia senang berada disana
Tiap kali aku menjenguknya kesana
Demi melihat dirinya dan memastikan bahwa dia sebenarnya baik-baik saja

Tapi ??
Semenjak dia kenal dengan teman temannya disana
Dia berubah
Dia bukanlah sosok yang aku sayangi dulu
Dari sifat yang kusukai itu hilang satu persatu
Dan sampai bahasa dia kepadaku hanya seperti teman biasa
Dia berubah tidak seperti dulu yang aku kenal
Tapi aku hanya bisa pasrah
Karena aku sangat mencintai dia
Ku pasrahkan kepada Tuhan apapun yang terjadi kedepannya itulah yang terbaik untuk dia

Terkadang aku merasa seperti temannya, lebih dari teman, dan bahkan bukan siapa siapanya
Saat dia butuh aku baru dia muncul, Namun saat dia bahagia, dia lupa sama aku
Dia lupa sama janji yang telah dia ucap kepadaku dulu
Semenjak kenal dengan teman cowok disana
Dia semakin tidak peka
Dia bahkan tak mengerti apa yang aku rasa
Dia tak pernah memahami sakitnya karena cemburu ini
Aku adalah pacarnya bukan teman apalagi musuh
Aku sudah banyak berkorban untuknya
Namun dia masih tetap tidak PEKA
Aku rasa dia juga tidak bakalan PEKA


Udah deh segitu dulu aku jadi males mau bahas ini
Sebenarnya aku inginkan nasehat
Jika ada nasehat boleh disampaikan lewat komentar
Jika tidak ada ya gak papa
Sekian *Abaikan*

6 komentar:

  1. Ngapaen mikirin cewekk seperti itu gan?
    gw mah udah tinggalin yang kek gtuan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya sih..
      Tpi aku msih sayang sma dia kak..
      Susah dah..

      Hapus
  2. itu adalah sebuah proses :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha iki Arga :D
      Ketoro wes..

      Oke oke :D
      Aman boss..

      Hapus